Sabtu, 14 April 2018

A Cup of Kindness

Holla..






Balik lagi setelah sekian lamaaaaaa


Pepatah mengatakan "lama berjalan banyak yang terlihat, lama hidup banyak yang terasa"
This quote is such a truly right.


Persoanally sepanjang gue hidup (kaya yang udah lama aja hehe) dari kecil sampe sekarang udah kepala dua :( Eh udah lumayan lama yaa, pokonya intinya semakin banyak hari yang gue jalani semakin banyak hal yang dulunya kurang atau bahkan tidak gue pahami sekarang perlahan membuka mata dan hati gue makna sesungguhnya dari setiap kejadian baik susah, senang, haru, galau, bingung, semua itu ada hikmahnya. Semakin banyak hal yang gue alami semakin gue belajar untuk untuk terus survive apalagi semenjak merantau ke tanah jawa hahaha. Istilahnya nih yaa udah ngerasain pahit manis asam garamnya nya kehidupan. Hidup bukan sekedar untuk dijalani, its not just for breathing but we live our life. Seyogyanya hidup itu ada tujuan visi misi kedepan untuk melanjutkan di alam akhirat nanti :( gitu kan ya biar kaya yang bijak wkwk.


Kadang kita hidup tanpa arah dan tujuan,, maksudnya ya ada sebagain orang atau terkadang kita merasa yaudah jalanin ajalah toh orang lain juga gituu. Bangun dari pagi ke pagi tanpa tujuan jelass atau nge hedon sana sini, ga mikirin kedepan bakal kaya gimana atau mikirin sebenernya tapi bingung namanya juga masa depan ga ada yang tau. Pasti pernah seengganya sekali seumur hidup ngalamin hal-hal kaya gini. In actually it's normal tapi kadang kira jadi stuck atau berbelok arah. Buat gue sendiri hidup itu tujuannya satu mendapatkan kehidupan yang baik disisi tuhan kelak, kembali kepada-Nya. Kalo bukan itu apalagi... kita hidup di dunia ini hanya sementara menabung buat bekal akhirat. But,, and but,, bukan berarti kita gaboleh menikmati hidup. tuhan memerintakan kita menikmati dan memelihata seisi bumi dan berjuang dengan itu untuk dapat kebali kesisi-Nya agar ga tersesat ditengah jalan sist, gan hehe... Tuhan memerintahkan kita untuk beramal salah satunya adalah saling membantu satu sama lain dan berbuat baiklah dimanapun berada.


Sedikit cerita beberapa minggu yang lalu diperjalanan pulang kantor sore hari saat jalan sedang bermacet ria, gue melihat a very little kindness di jalanan. Dari situ gue belajar berbuat "Baik" itu sederhana beramal itu mudah asalkan hati kita bersih dari benci iri dengki dendan juga emosi mementingkan diri sendiri. Saat kemacetan sedang berlangsung kita bisa melihat bias kepribadian seseoarang dan ter representasikan dengan baik.
Semakin kesini gue jadi semakin paham dari semua struggle yang udah gue lewatin gue menjadi semakin dewasa, melihat dari sudut pandang yang berbeda menemukan makna2 tersirat oh ternyata begini dan begitu..


Disini gue bukan bermaksud menggurui or something yaa cuman sharing what's in my mind aja


Arighatou xoxo
x
x
x

Senin, 26 Februari 2018

Sadarlah...

Hari ini gue tersadar dan sangat tersadar lagi akan pentingnya kata "Give" yaitu memberi. Kalau dalam islam disebut infak dan zakat. Dari kecil sejak masih balita orang tua gue mulai mengenalkan ilmu agama kepada anak-anaknya. Kalau di minang ada istilahnya ke surau untuk mengaji. mengaji ilmu agama. Sejak kecil tiada hendi di setiap ceramah para ustad, setiap uraian para guru kita dianjurkan untuk berinfak. setiap hari jumat di sekolah setelah acara kultum selalu ada pemungutan infak yang tujuannya adalah untuk melatih diri kitadari kecil.

Tapi masih banyak saja kita menemukan orang-orang yang enggan untuk memberi. orang-orang disini maksud gue adalah individu, itu bisa saja diri kita sendiri. apalagi kalau kita bertenu dengan pengamen dilampu merah atau diangkot, tak jarang kita enggan untuk memebri meski hanya 2 rb saja, alasannya adalah karna takut uang tersebut dipergunakan untuk hal tidak baik kaya beli rokok, ngecat rambut jadi warna warni, diapke buat tato atau hal2 lain yang sama sekali tidak membawa manfaat.

kalau kita berkaca dengan kaca yang lebih jernih, sesungguhnya dalam berinfak itu tidak ada rukun dan syaratnya. kita tidak perlu tau uang yang sudah kita beri akan digunakan untuk apa,bermanfaat atau tidak, karna pada itu sama sekali bukan urusan kita. tugas kita sebagi insan adalah berbagi rezeki  kepada sesama karna seperti kita tahu dari setiap rezeki yang kita peroleh ada hak orang lain didalamnya. yang terpenting adalah kita sudah menjalan tugas sebagai hamba yang mematuhi perintah Allah SWT.

Jadi hari ini gue baca sebuah buku motivasi kesuksesan yang penulisnya bahkan bukan muslim namun dia sangat percaya dengan kekuatan memebri. kalau kamu mengiinginkan sesuatu memberilah terkebih dahulu. itu adalah salah satu kunci dia untuk mencapai sukses. gue langsung tersentah seolah ada titik sensitif yang tersentuh... wkwkwk. memang sejak gue menjadi anak kos2an yang hanya mempunyai income dari orang tua gue jadi jarang memberi ya dengan alasan2seperti yang disebutkan diatas. kadang gue berfikir gue aja akhir bulan makan nasi pake kuah indomie gimana mau ngasih buat sendiri aja engga cukup suka kurang. sekarang gue jadi tersadar kita ga perlu nunggu kaya dulu baru mau ngasih karna kalo kaya gitu kita ga akan pernah kaya lahirdan bathin :)

Minggu, 04 Februari 2018

First greetings

Hallo Assalamualaikum...

Hari ini hari pertama ngeblog wuakaka:(. Sebenernya udah telat banget sih ini tapi karna sedang berada dimasa transisi pasca kelulusan dan menunggu buat wisuda jadilah terbesit niatan untuk nulis-nulis gitu. Bakal random sih isinya. Yaa biar bisa mencurahkan apa yang ada di otak ini, apa yang sedang di pikirkan, kedalam sebuah tulisan.

Dalam hidup ini,, eitz kaya yang bener hahaha. Jadi menurut ilmu psikologi tidak semua yang kita fikirkan itu dapat kita ucapakan dan kita ungkapkan. bahkan kadang2 sulit untuk mengungkapkan what we are thinking menjadi sebuah kata2 yang baik dan bisa dimengerti serta dipahami orang lain. Nah, berangkat dari sinilah gue memutuskan untuk memilliki sebuah template untuk menulis mencurahkan isi hati isi benak dan pikiran azekwkwk..

Sekian dulu terima kasih..